Lewati ke konten
Jumat, 30 Oktober 2026

Ahmad Luthfi Sambangi Gus Munif di Demak, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara Menuju Jawa Tengah yang Berkah dan Sejahtera

Admin

Admin

30 Oktober 2026, 17:42 WIB 2 menit baca

Bagikan:
Ahmad Luthfi Sambangi Gus Munif di Demak, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara Menuju Jawa Tengah yang Berkah dan Sejahtera
Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi Jangkar Jateng)

DEMAK – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersilaturahmi dengan ulama kharismatik KH Munif Muhammad Zuhri atau yang akrab disapa Gus Munif, di Girikusumo, Kabupaten Demak.

Silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan para ulama dalam membangun Jawa Tengah yang aman, damai, sejahtera, serta berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, sinergi antara ulama dan umara (pemimpin pemerintahan) merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, dan mendorong pembangunan daerah.

Menurutnya, ulama memiliki peran strategis dalam membimbing kehidupan masyarakat, menjaga moralitas, serta menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan. Sementara pemerintah bertugas menghadirkan kebijakan dan pelayanan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Ulama dan umara harus terus berjalan beriringan. Pemerintah membutuhkan nasihat, doa, dan bimbingan para ulama agar setiap kebijakan dan langkah pembangunan senantiasa membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menegaskan, pembangunan Jawa Tengah tidak hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter, penguatan spiritualitas, serta kehidupan sosial yang harmonis.

 

“Jawa Tengah harus menjadi daerah yang aman, damai, guyub rukun, dan sejahtera. Kita ingin pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama, budaya, dan kearifan lokal,” tambahnya.

Ahmad Luthfi juga berharap komunikasi dan silaturahmi dengan para ulama terus terjalin secara berkesinambungan. Masukan dan doa para ulama menjadi kekuatan moral bagi pemerintah dalam menjalankan amanah pembangunan.

Sinergi ulama dan umara diharapkan mampu menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan cita-cita bersama, yakni kehidupan masyarakat yang tenteram, makmur, penuh keberkahan, serta mendapat rida Allah SWT.

Sebagaimana ungkapan Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur, negeri yang baik, aman, sejahtera, dan senantiasa berada dalam ampunan serta rida Allah SWT.

Bagikan artikel ini

Bantu sebarkan informasi penting kepada warga lainnya.

Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Jangkar Jateng yang meliput berita dan peristiwa dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.