KABUPATEN SEMARANG – Upaya mengatasi persoalan kelangkaan air bersih di wilayah lereng Gunung Telomoyo, Kabupaten Semarang, terus dilakukan melalui sinergi pemerintah dan masyarakat. Pada Minggu (1/11/2026), warga Desa Tolokan mendapatkan bantuan melalui Program Penanggulangan Kelangkaan Air Bersih dari Gubernur Jawa Tengah bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah.
Program ini menjadi bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih yang menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Desa Tolokan, Dwi Wahono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah beserta jajaran PUPR Provinsi Jawa Tengah atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Desa Tolokan.
Menurutnya, persoalan ketersediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan penting yang harus mendapatkan perhatian bersama, terlebih bagi masyarakat yang tinggal di kawasan lereng Gunung Telomoyo.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Tolokan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah dan jajaran PUPR Provinsi Jawa Tengah atas bantuan serta perhatian kepada masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya air bersih,” ungkap Dwi Wahono.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi langkah berkelanjutan dalam mengatasi persoalan kelangkaan air bersih di wilayah Desa Tolokan.
Sementara itu, Kepala Dusun Mujiono, mewakili warga masyarakat, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.
“Kami mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah, jajaran PUPR Provinsi Jawa Tengah, serta semua pihak yang telah peduli dan membantu masyarakat Desa Tolokan. Bantuan ini sangat kami harapkan karena air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Semoga kebaikan dan perhatian pemerintah ini membawa manfaat bagi seluruh warga,” tutur Mujiono.
Program penanggulangan kelangkaan air bersih ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga, khususnya masyarakat di kawasan pedesaan dan wilayah yang memiliki tantangan geografis.
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan program bantuan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Pemerintah hadir, masyarakat terbantu. Air bersih adalah kebutuhan dasar, dan pemenuhannya merupakan tanggung jawab bersama.
Komentar (0)